Geger! Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Sungai Bah Bolon

Nagori Bah Lias | Kecamatan Bandar | KABAR NAGORI – Penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan mengambang dan tersangkut di ranting pohon waru di pinggiran Sungai Bah Bolon, Huta III, Nagori Bah Lias, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, menggegerkan warga pada Minggu (17/05/2026).

Tim INAFIS Polres Simalungun langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara profesional guna mengungkap identitas serta penyebab kematian korban yang hingga kini masih tercatat sebagai Mrs. X. Penanganan kasus oleh Polres Simalungun tersebut mendapat perhatian warga sekitar.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, pada Senin (18/05/2026) menjelaskan bahwa penanganan cepat yang dilakukan personel INAFIS bersama Polsek Bandar Huluan merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan humanis kepada masyarakat.

“Meski kejadian berlangsung malam hari dengan kondisi korban yang memprihatinkan, personel tetap bekerja maksimal sesuai prosedur,” ujar AKP Verry Purba.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, temuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh dua warga bernama Heri Susanto (41) dan Nuriadi (35) saat menjaring ikan di aliran Sungai Bah Bolon sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas keamanan kebun Bah Lias sebelum diteruskan ke Polsek Bandar Huluan.

Kapolsek Bandar Huluan IPTU Patar Banjarnahor bersama personel langsung menuju lokasi untuk mengamankan area dan memastikan informasi penemuan mayat tersebut.

Saat ditemukan, kondisi tubuh korban telah membusuk dan mengalami kerusakan pada beberapa bagian tubuh. Petugas juga mengamankan barang bukti berupa celana panjang hitam berlis merah dan kaos lengan panjang warna merah muda yang masih melekat di tubuh korban.

Tim INAFIS Polres Simalungun yang terdiri dari Aipda Owen Saragih dan Aipda Sujid Saputra kemudian melakukan olah TKP secara menyeluruh sebelum mengevakuasi jenazah ke RSUD Dr Djasamen Saragih Pematangsiantar guna pemeriksaan lebih lanjut dan proses autopsi.

Polres Simalungun mengimbau masyarakat yang mengetahui identitas korban agar segera melapor ke Polsek Bandar Huluan atau Polres Simalungun untuk membantu proses penyelidikan lebih lanjut.